Support
KERJA PAKSA LAYANAN 24/7

"Curiosity Detours": Kampanye K-pop Viral Duracell

Pada tahun 2026, para pemasar sedang memutar otak mereka mengenai sebuah fenomena yang tidak sesuai dengan buku teks promosi klasik mana pun. Merek Duracell — produsen baterai, produk "minat rendah" yang hanya dibeli saat habis — secara tak terduga menjadi viral di kalangan audiens dengan rata-rata usia 20 tahun yang nilai utamanya adalah K-drama, menari mengikuti BTS, dan estetika "glass skin".

Penggemar K-pop, yang hampir tidak pernah memikirkan baterai dua kali sehari, kini membuat meme tentangnya, menciptakan tantangan menari, dan berdebat di komentar tentang baterai mana yang "bertahan lebih lama."

Bagaimana ini bisa terjadi?

Jawabannya terletak pada strategi yang disebut Curiosity Detours. Ini adalah metode di mana merek secara sengaja menciptakan gangguan konteks untuk membuat pengguna berhenti, terkejut, dan... tetap tinggal. Dalam kasus Duracell, trik ini berhasil menghasilkan jutaan tayangan.

Bagian 1. Kategori "Tanpa Harapan": Mengapa Baterai Menjadi Tantangan

Mari kita mulai dengan kejujuran.

Pasar baterai adalah salah satu yang paling sulit untuk pemasaran. Ini adalah produk yang:

  • Dibeli jarang (baterai diganti sekali setiap beberapa bulan)
  • Tidak dicari secara spesifik (orang hanya ingat saat remote tidak berfungsi)
  • Dianggap membosankan (tidak ada yang bangun pagi memikirkan, "Saya ingin mendengar berita dari dunia sel daya")

Selain itu, Generasi Z dan Alpha yang lebih muda adalah orang-orang yang tumbuh dengan perangkat yang dapat diisi ulang. Bagi mereka, konsep "membeli baterai" terdengar sesuatu yang kuno seperti "memutar ulang kaset." Mengapa beli kalau bisa colok saja?

Menurut Duracell, masalahnya adalah membuat merek tetap relevan bagi audiens muda di kategori yang sama sekali tidak diperhatikan oleh audiens tersebut.

Solusi datang dari tempat yang tak terduga — gaming.

85% pengguna TikTok milenial bermain game setidaknya sekali seminggu, dan 76% dari mereka menikmati iklan dalam konteks gaming. Duracell melihat ini dan melakukan gerakan strategis: baterai memberi daya pada gaming. Jadi, alih-alih meyakinkan orang untuk membeli baterai, mereka perlu meyakinkan mereka untuk bermain dengan merek tersebut.

Inilah bagaimana konsep "Equitainment" lahir — titik manis antara kapitalisasi merek (equity) dan apa yang benar-benar ingin ditonton komunitas: konten yang menghibur.

Bagian 2. Apa itu "Curiosity Detours" dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Istilah Curiosity Detours menggambarkan mekanisme di mana merek secara sengaja melanggar ekspektasi pengguna untuk menarik perhatian mereka.

Bayangkan Anda sedang scrolling TikTok. Feed-nya homogen: kucing, tarian, meme, situasi lucu sehari-hari. Tiba-tiba mata Anda menangkap sesuatu yang menonjol dari konteks. Misalnya, kemasan Duracell berwarna pink dan hitam yang mencolok di mana biasanya idol K-pop bersinar.

Otak mendaftarkan adanya glitch. Ia berhenti. Ia bertanya: "Apa yang dilakukan baterai di sini?"

Inilah "detour"-nya. Anda keluar dari jalur konsumsi konten biasa untuk memeriksa anomali. Dan pada saat itu, merek menang — karena Anda memperhatikannya.

Tapi sekadar "memperhatikan" tidak cukup. Duracell melangkah lebih jauh. Ia tidak hanya muncul di feed penggemar K-pop; ia menciptakan konten yang ingin diinteraksikan oleh penggemar tersebut.

Mekanisme viralitas:

  • Langkah 1. Format gamified. Duracell meluncurkan serangkaian efek gaming di TikTok yang disebut "Bunny’s Arcade." Pengguna diajak untuk "menjatuhkan baterai" ke dalam lubang, mensimulasikan mekanika game. Ini sederhana, visual, dan menarik.
  • Langkah 2. Tantangan. Influencer diajak untuk mengaktifkan tantangan dengan gaya unik mereka.
  • Langkah 3. Viralitas UGC. 240.000 pengguna membuat video mereka sendiri dengan Duracell. 5 juta engagement (like, komentar, share). 80 juta tayangan.
  • Langkah 4. Memefikasi. Dan di sinilah penggemar K-pop ikut berperan.

Bagian 3. Mengapa Penggemar K-pop "Mengangkat" Duracell

Penggemar K-pop bukan hanya penonton. Mereka adalah pasukan (secara harfiah — fandom BTS) yang hidup dengan aturan mereka sendiri:

  • Mereka menghargai humor dan self-irony
  • Mereka menyukai meme dan remix
  • Mereka langsung menyebarkan konten apa pun yang bisa dimainkan
  • Mereka bosan dengan iklan langsung tetapi menyukai Easter eggs

Kualitas-kualitas inilah yang membuat Duracell menjadi kandidat ideal untuk "detour" ke alam semesta K-pop.

Bagaimana tampilannya dalam praktik:

Pada 2025–2026, meme "Baterai jatuh ke lubang" menjadi viral di online — empat gambar dengan baterai Duracell berukuran berbeda (AA, AAA, AAAA, AAAAAA) yang jatuh ke lubang. Meme ini bermain pada absurditas nama: semakin banyak huruf "A" dalam nama baterai, semakin kecil ukurannya dan semakin dalam ia jatuh.

Meme ini terbukti sempurna untuk remix. Penggemar K-pop mulai memasukkan idol mereka ke dalamnya:

  • Baterai AA — penari di foreground
  • Baterai AAAAAA — anggota grup yang pendiam yang sering hilang di panggung
  • Jatuh ke lubang — metafor untuk "Saya lelah, tapi terus melanjutkan"

Meme ini menjadi viral justru karena Duracell sudah menciptakan formula yang playful dan fleksibel. Ia bisa diregangkan, dikompresi, dan dimasukkan ke dalam konteks apa pun. Dan para penggemar melakukannya.

Selain itu, meme lain muncul — "Someone’s Mom Said No," yang bermain pada situasi di mana anak meminta sesuatu di toko, dan ibu menolak. Duracell mengintegrasikan diri ke dalam narasi ini melalui baterai kecil untuk alat bantu dengar: "ibu bilang tidak – dan kamu tanpa baterai, sekarang kamu tidak bisa mendengar."

Humor, absurditas, keterkenalan — tiga pilar di mana Duracell masuk dan bertahan di feed penggemar K-pop.

Bagian 4. Hasil: Bagaimana Baterai Menjadi Fenomena Budaya

Angkanya mengesankan.

Deposit funds, one-click order, discounts and bonuses are available only for registered users. Register.
If you didn't find the right service or found it cheaper, write to I will support you in tg or chat, and we will resolve any issue.

 

Layanan Kami untuk Streamer

 

Layanan Kami untuk Pembuat Konten