Cara Menghubungkan Katalog Facebook ke Google Shopping
E-commerce modern semakin jarang terbatas pada satu platform saja. Pembeli mencari produk di media sosial, marketplace, dan mesin pencari secara bersamaan. Oleh karena itu, penting bagi bisnis untuk hadir di berbagai saluran. Salah satu solusi paling efektif adalah menghubungkan katalog produk Facebook Anda dengan Google Shopping.
Integrasi seperti itu memungkinkan Anda menampilkan produk Anda kepada pengguna Facebook dan orang yang mencarinya di Google. Hasilnya, Anda mendapatkan lebih banyak lalu lintas, lebih banyak titik kontak dengan merek Anda, dan akibatnya, peningkatan penjualan.
Dalam artikel ini, kami akan menganalisis secara detail cara menghubungkan katalog produk Facebook dengan Google Shopping, mengapa ini menguntungkan bagi bisnis, dan nuansa apa yang penting untuk dipertimbangkan untuk integrasi yang stabil.
Mengapa Anda harus menghubungkan katalog Facebook dan Google Shopping
Facebook dan Google melayani tujuan berbeda dalam perjalanan pembeli. Di Facebook, orang paling sering menemukan merek, melihat konten, membaca ulasan, dan baru kemudian mempertimbangkan pembelian. Di Google Shopping, pengguna biasanya sudah berniat membeli produk tertentu.
Saat katalog produk disinkronkan antar platform, Anda menjangkau audiens di berbagai tahap corong. Ini meningkatkan kemungkinan seseorang melihat produk Anda beberapa kali dan memilih Anda.
Selain itu, menghubungkan katalog Facebook dengan Google Shopping membantu:
- mengotomatiskan pembaruan inventaris;
- menghindari kesalahan harga dan ketersediaan;
- menghemat waktu untuk pengunggahan produk manual.
Apa itu katalog produk Facebook
Katalog produk Facebook adalah basis data yang berisi informasi tentang produk Anda: nama, deskripsi, harga, gambar, tautan, dan ketersediaan.
Katalog ini digunakan untuk:
- Facebook Shop;
- iklan dinamis;
- penandaan produk dalam postingan dan video.
Pada dasarnya, ini adalah hub pusat untuk mengelola inventaris Anda dalam ekosistem Meta.
Apa itu Google Shopping dan cara kerjanya
Google Shopping adalah layanan yang menampilkan kartu produk langsung di hasil pencarian Google.
Pengguna melihat gambar, harga, nama toko, dan dapat langsung menuju ke situs web atau halaman produk.
Google Shopping beroperasi menggunakan Merchant Center, di mana umpan produk diunggah.
Bagaimana menghubungkan katalog produk Facebook dengan Google Shopping: prinsip umum
Koneksi dibangun melalui umpan produk tunggal atau melalui layanan integrasi pihak ketiga.
Sederhananya, Anda membuat satu sumber data dengan produk, yang kemudian terhubung ke Facebook dan Google Merchant Center.
Ini memungkinkan Anda menjaga keakuratan informasi tanpa pekerjaan ganda.
Mempersiapkan katalog sebelum integrasi
Sebelum menghubungkan katalog produk Facebook dengan Google Shopping, penting untuk mengatur data Anda.
Nama produk harus jelas dan mengandung kata kunci. Deskripsi harus unik dan informatif. Harga dan ketersediaan harus mutakhir.
Semakin tinggi kualitas data, semakin besar kemungkinan produk disetujui oleh Google dan menerima impresi yang baik.
Membuat umpan produk
Umpan produk adalah file yang menyimpan informasi tentang semua produk.
Format XML atau CSV umumnya digunakan.
Umpan meliputi:
- ID produk;
- judul;
- deskripsi;
- harga;
- tautan;
- gambar;
- ketersediaan.
Umpan ini menjadi dasar sinkronisasi.
Menghubungkan umpan ke katalog Facebook
Di Commerce Manager Facebook, Anda dapat mengunggah umpan melalui tautan atau file.
Setelah unggahan, sistem memverifikasi data dan membuat katalog produk.
Penting untuk mengatur pembaruan reguler agar perubahan ditarik secara otomatis.
Menghubungkan umpan yang sama ke Google Merchant Center
Di Google Merchant Center, Anda menambahkan umpan produk yang sama.
Google kemudian memoderasi produk.
Jika data memenuhi persyaratan, produk mulai muncul di Google Shopping.
Dengan demikian, satu umpan bekerja untuk kedua platform.
Menggunakan layanan integrasi
Jika bekerja secara manual dengan umpan tidak layak, Anda dapat menggunakan layanan konektor khusus.
Mereka secara otomatis menyinkronkan produk antara situs web Anda, Facebook, dan Google Shopping.
Ini nyaman untuk toko dengan inventaris besar.
Kesalahan integrasi umum
Salah satu masalah paling umum adalah ketidakkonsistenan data.
Misalnya, harga dalam umpan berbeda dari harga di situs web.
Google dapat menolak produk seperti itu.
Kesalahan juga muncul karena parameter wajib yang hilang atau gambar berkualitas rendah.
Oleh karena itu, penting untuk secara teratur memeriksa laporan kesalahan.
Bagaimana SEO memengaruhi efektivitas Google Shopping
Meskipun Google Shopping adalah layanan produk, prinsip SEO masih berlaku di sini.
Semakin optimal judul dan deskripsi, semakin tinggi peluang mendapatkan impresi untuk kueri yang relevan.
Gunakan frasa kunci secara alami: "beli", "harga", "pengiriman", "pesan online".
Ini meningkatkan visibilitas produk.
Bagaimana meningkatkan penjualan setelah integrasi
Menghubungkan katalog produk Facebook dengan Google Shopping hanyalah langkah pertama.
Selanjutnya, penting untuk bekerja pada konversi.
Tingkatkan kartu produk, tambahkan foto berkualitas tinggi, kumpulkan ulasan, uji iklan.
Semakin baik penawaran Anda terlihat, semakin tinggi probabilitas pembelian.
Analitik dan memantau hasil
Gunakan analitik dari Facebook dan Google Merchant Center.
Lacak klik, impresi, konversi.
Data ini akan membantu Anda memahami produk mana yang berkinerja lebih baik dan di mana ada ruang untuk pertumbuhan.
Kesimpulan
Mengintegrasikan katalog Facebook dengan Google Shopping adalah alat yang ampuh untuk meningkatkan penjualan online.
Ini memungkinkan Anda menjangkau audiens di dua ekosistem terbesar dan mengotomatiskan manajemen inventaris.
Jika Anda ingin mengembangkan bisnis dan mendapatkan lebih banyak pesanan, penting untuk menerapkan koneksi ini.
Pendekatan sistematis, data berkualitas, dan optimasi rutin akan mengubah katalog produk Anda menjadi sumber keuntungan yang stabil.
Layanan Kami untuk Streamer

Shopee
Layanan Kami untuk Pembuat Konten










